Genderang Kebebasan Berpikir Islam

Pesta sejati ada di hati yang sadar

Dialog disiplin tentang kebebasan, kebangkitan, dan kehidupan Islam. Ikuti dalil sampai kesimpulan. Temukan jati dirimu sendiri.

Genderang yang Sudah Lama Ada di Dadamu
S Aulawiyat 31 Mei 2026

Genderang yang Sudah Lama Ada di Dadamu

Penutup series PestaHaTI tentang kebebasan berpikir Islam: merdeka sejati bukan lepas dari semua aturan, tapi akal yang tunduk hanya pada Yang Maha Benar.

Khilafah Itu Wudhu, Bukan Shalat
A Khilafah 31 Mei 2026

Khilafah Itu Wudhu, Bukan Shalat

Khilafah sering dipuja atau ditakuti seolah tujuan akhir. Sebuah telaah konsep: kenapa ia lebih tepat dipahami sebagai syarat, bukan tujuan itu sendiri.

Qadhiyah Mashiriyah: Pertanyaan Nasib yang Kita Hindari
A Aulawiyat 24 Mei 2026

Qadhiyah Mashiriyah: Pertanyaan Nasib yang Kita Hindari

Qadhiyah mashiriyah memaksa kita bertanya: apakah umat sedang menambal gejala, atau bangunannya yang salah? Sebuah telaah konsep yang jujur dan terbuka.

Tiga Rukun Kebenaran: Cara Menguji Apa Pun yang Kamu Yakini
C Tafkir 17 Mei 2026

Tiga Rukun Kebenaran: Cara Menguji Apa Pun yang Kamu Yakini

Tafkir mustanir bukan bakat, tapi disiplin. Inilah alat uji universal untuk menimbang keyakinan apa pun: ada fakta, ada dalil, dan kesesuaian di antara keduanya.

Demokrasi Gagal Bukan Karena Kurang Demokratis
E Sistem 10 Mei 2026

Demokrasi Gagal Bukan Karena Kurang Demokratis

Sebuah kritik demokrasi Islam yang dingin: masalahnya bukan kurang suara rakyat, tapi menjadikan suara terbanyak sebagai sumber kebenaran. Apa yang terjadi ketika kebenaran ditenderkan?

Kenapa Semakin Bebas, Semakin Hampa?
E Sistem 6 Mei 2026

Kenapa Semakin Bebas, Semakin Hampa?

Hiburan tak terbatas, kebebasan penuh. Tapi pagi tetap terasa kosong. Diagnosis krisis makna modern, dan kenapa berani menamainya adalah langkah pertama kebangkitan umat.

Pesta Babi dan Kebebasan yang Tidak Membebaskan
E Sistem 3 Mei 2026

Pesta Babi dan Kebebasan yang Tidak Membebaskan

Genderang kebebasan yang ditabuh Joyboy bukan sekadar lepas dari aturan. Sebuah pengantar kebebasan berpikir Islam: membedakan merdeka sejati dari ketakberdayaan yang belajar tertawa.